Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Secara Resmi Buka Grand Final ADU

oleh -19 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Novian Andusti, SE.,MT membuka secara resmi Grand Final Apresiasi Duta GenRe (ADU) Provinsi Maluku tahun 2025 secara hybrit yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Kamis (28/8/2025).

Acara ini juga diikuti oleh Ketua TP-PKK Provinsi Maluku yang juga sebagai Bunda GenRe Maluku, Ny. Maya Baby Lewerissa, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, Kepala DPPKB Kota Ambo. W Patty, Ketua TP-PKK 11 Kabupaten/Kota se-Maluku, OPD KB dan peserta Grand Final Apresiasi Duta GenRe Tingkat Provinsi Tahun 2025.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Novian Andusti, SE.,MT mengatakan, semarak dan penuh antusiasme sangat terasa dalam kegiatan Grand Final Apresiasi Duta GenRe Provinsi Maluku Tahun 2025.

“Acara ini menjadi puncak ajang pencarian generasi muda yang berkarakter, berprestasi dan menjadi teladan remaja dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berencana,” ungkapnya.
Ajang ini kata dia, menampilkan para finalis terbaik yang telah melalui tahapan seleksi ketat.

“Mereka tidak hanya menunjukkan bakat dan kreativitas, tetapi juga menyampaikan komitmen dalam mendukung program Generasi Berencana (GenRe) sebagai upaya mewujudkan remaja yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” terangnya.

Andusti juga menyampaikan apresiasi atas semangat para finalis yang dinilai mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Duta GenRe bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi remaja agar terhindar dari tiga risiko utama, yakni pernikahan usia anak, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Dia mengakui, ajang ini merupakan moment bersejarah sejak BKKBN bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada tahun 2024 lalu.

Karena itu, lanjut dia, Kemendukbangga hadir untuk membangun dan memperkuat pembangunan SDM yang tertuang dalam program Asta Cita ke 4.

“Program yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan di bidang pendidikan, sains, teknologi, kesehatan, olahraga, serta kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Dengan visi ini, kita berkomitmen untuk membangun bangsa yang lebih berdaya saing di tingkat global,” tegasnya.

Pihaknya juga menyoroti program Quick win Kemendukbangga yakni Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Bukan tanpa alasan, program ini hadir karena fenomena fatherless yang mencuat belakangan ini di Indonesia. Fatherless merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana seorang anak tumbuh tanpa kehadiran ayah dalam kehidupan sehari-harinya.

“Fenomena fatherless atau ketidakhadiran ayah ini rupanya menjadi satu masalah yang cukup besar di tanah air. Sebab, Indonesia berada di urutan ketiga di dunia sebagai negara tanpa ayah (fatherless country),” katanya.

Dalam tumbuh kembangnya, anak membutuhkan keseimbangan pengasuhan dari ayah dan ibunya. Namun kita lihat dimasyarakat, pengasuhan seolah menjadi tanggungjawab penuh seorang Ibu saja, sedangkan ayah dianggap hanya sebagai pencari nafkah.

“Jika budaya ini tidak diubah, hal ini tentu akan berdampak negatif dalam setiap tahapan perkembangan anak, baik fisik, mental dan sosialnya,” ucapnya.

Melalui ajang ini Andusti berharap remaja GenRe bisa menjadi corong informasi dan menjadi jembatan dalam menyampaikan informasi penting untuk mengedukasi masyarakat agar generasi mendatang bertumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas dan bahagia.

“Ajang ini Ini bukan sekadar lomba, tetapi bagaimana para Duta GenRe bisa di rasakan kehadirannya, khususnya di kalangan remaja. “Suara kalian mewakili suara dan harapan ribuan remaja Maluku. Jaga diri dan jaga keluarga, pada saatnya kalian akan melanjutkan perjuangan bangsa. Beranilah bermimpi besar namun tetap membumi,” tutupnya. (MP/Norin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.