Jaga Lingkungan Tetap ASRI, BKKBN Provinsi Maluku Semangat Laksanakan Jumpa Berlian

oleh -90 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Untuk menjaga lingkungan tetap Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI), BKKBN Provinsi Maluku dengan semangat laksanakan Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumpa Berlian) yang berlangsung di pesisir Pantai Desa Negeri Lama, Kecamatan Baguala, pada Jumat (20/02/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sebuah gerakan yang mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Setelah sebelumnya membersihkan kawasan pesisir di tempat yang sama, kini para peserta kembali dengan misi baru yakni, menanam mangrove, menjaga pantai, dan merawat masa depan.

Suasana kebersamaan begitu terasa karena didukung oleh ASN dari BKKBN Provinsi Maluku, Penyuluh KB/PLKB Kota Ambon, serta anggota TNI dari Koramil 1504-01 Baguala dan masyarakat setempat bekerja berdampingan. Tangan-tangan mereka kotor oleh lumpur, namun wajah mereka memancarkan kepedulian dan kebanggaan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, turut hadir dan menanam mangrove bersama peserta lainnya menyampaikan bahwa mangrove yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh kuat dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Penanaman ini bukan hanya tentang pohon, namum ini tentang perlindungan bagi kampung-kampung pesisir, tentang menjaga rumah bagi ikan dan biota laut, tentang memastikan anak-anak di masa depan masih dapat melihat pantai yang indah dan aman,” ujarnya.

Dia mengatakan, mangrove dikenal sebagai benteng alami pantai. Akar-akarnya yang kuat mampu menahan abrasi dan meredam gelombang besar.

“Ia juga menjadi rumah bagi berbagai makhluk laut, menjaga kualitas air, serta mencegah air laut merembes ke daratan. Bahkan, mangrove membantu bumi dengan menyerap karbon dan memperlambat dampak perubahan iklim,” paparnya.

Dia mengakui, bagi masyarakat pesisir, mangrove bukan sekadar tanaman, ia adalah pelindung, sumber kehidupan, dan simbol harapan.

“Melalui Jumpa Berlian ini, nilai gotong royong kembali dihidupkan,” katanya.

Dia menambahkan, setiap lubang yang digali, setiap bibit yang ditanam, menjadi wujud nyata kepedulian. Karena, menjaga lingkungan bukan tugas satu orang, melainkan tanggung jawab bersama.

” Di pesisir Negeri Lama pagi itu, bukan hanya mangrove yang ditanam. Ada harapan, kepedulian, dan komitmen untuk menjaga bumi demi hari ini, dan demi generasi yang akan datang,” tandasnya. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.