Kemendukbangga/BKKBN Promosi dan Edukasi Program PIK-R dan SSK di Sekolah Rakyat

oleh -42 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Untuk pertama kalinya di Indonesia Timur, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) akan segera hadir di Sekolah Rakyat.

Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku memulai langkah dengan promosi dan Edukasi program PIK-R dan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di sekolah Rakyat Menengah Atas 40 Ambon, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan ini sebagai upaya untuk memperkenalkan PIK-R dan SSK kepada para peserta didik di sekolah rakyat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc., MSE mengatakan, Sekolah Rakyat menjadi satu-satunya sekolah percontohan di Indonesia Timur yang pertama kalinya melaksanakan program PIK-R dan SSK bagi para siswa di Maluku khususnya Kota Ambon.

“Sekolah Rakyat akan menjadi contoh di Indonesia Timur karena itu, kami telah berkoordinasi dengan Menteri Kemendukbangga dan Menteri Sosial agar semua sekolah Rakyat dibentuk PIK-R dan SSK,” ujarnya disela-sela sosialisasi yang diikuti Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Koordinator Sekolah Rakyat Provinsi Maluku, Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Rakyat, dewan guru dan para siswa.

Dia meminta, partisipasi sekolah rakyat untuk menyiapkan ruangan untuk berkonsultasi agar para siswa tetap aman, nyaman dan tidak ada orang lain.

Hal ini, lanjut dia, agar para siswa dapat berkonsultasi secara baik tanpa ada gangguan apapun.

“Kami ingin Sekolah Rakyat menyiapkan ruangan yang dapat membantu siswa dalam memperoleh layanan konseling melalui program PIK R agar siswa dengan mudah dapat berbagi cerita, untuk mendapatkan solusi,” paparnya.

Dia menjelaskan, PIK- R dapat memberikan layanan konseling sebaya agar, siswa dapat bercerita setiap masalah yang dihadapi secara baik.

“Kita pilih Sekolah Rakyat karena, sebagian besar para guru yang mengajar para Sekolah Rakyat masih sangat muda dan ada yang belum menikah sehingga, mereka merupakan konselor sebaya yang dapat membantu para siswa dalam berbagi cerita, selain melibatkan psikolog dan tenaga profesional untuk pendampingan lanjutan, ” katanya.

 

 

Selain PIK-R, tambah dia, Kemendukbangga/BKKBN juga melakukan promosi dan edukasi program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) bagi para siswa agar, para siswa diajak memahami pentingnya kependudukan, Kesehatan reproduksi remaja serta perencanaan masa depan sejak dini. Karena itu, dalam setiap program belajar, Sekolah Rakyat dapat memasukkan isu-isu kependudukan di dalam setiap mata pelajaran yang ada.

“Tidak ada mata pelajaran baru dan tidak ada mata pelajaran tambahan tapi, ada isu-isu yang dimasukkan di dalam mata pelajaran dalam setiap proses belajar, agar dapat memperkaya materi,” ungkapnya.

Dia berharap, melalui kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku dan Dinas Sosial dan Sekolah Rakyat dapat menghadirkan ruang yang aman, nyaman bagi remaja di Sekolah Rakyat untuk memperoleh informasi, berdiskusi, berbagai pengalaman serta mengembangkan potensi diri sebagai generasi yang sehat, cerdas, ceria dan memiliki perencanaan masa depan.

“Program ini baru awal dilaksanakan, karena itu Kita berharap program PIK-R dan SSK dapat dilaksanakan secara baik di Sekolah Rakyat, ” tandasnya.(MP/Norin)