Lekransy Akui Petugas Promosi Kesehatan Elemen Penting Dalam Gerakan Masyarakat Sehat

oleh -30 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kesra , yang juga Plt. Kadis Kominfo Sandi Ronald Lekransy menekankan penting penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) petugas promosi kesehatan puskesmas dalam menunjang program gerakan masyarakat sehat di Kota Ambon, Selasa (21/8/ 2025).

Menurutnya, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat saat ini tak hanya bertumpu pada kegiatan kuratif dan rehabilitatif saja namun juga penting upaya promotif dan preventif.
“Hal itu membutuhkan SDM yang handal,” ucapnya.

Lekransy di sela-sela pemberian materi pada Workshop inovasi edukasi berbasis digital bagi petugas promosi kesehatan dari 22 puskesmas di Kota Ambon, yang berlokasi di Hotel Everbreigh menambahkan bahwa Promosi kesehatan merupakan program wajib yang terdapat di puskesmas , dan karena itu petugas perlu di bekali dengan pengetahuan tentang : Penyelenggaran Komunikasi, Informatika dan persandian dalam kebijakan nasional, yang diikuti oleh pemerintah propensi/ kabupaten/ kota, termasuk Kota Ambon.

Menurut-nya salah satu pendekatan promosi yang dilakukan oleh petugas promosi kesehatan puskesmas melalui penyuluhan adalah langkah yang patut diapresiasi, dan perlu diikuti dengan langkah inovatif melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) , termasuk pemanafaatan kanal – kanal media sosial resmi guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi, layanan, termasuk peluang ekonomi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memiliki program perioritas yang menyasar pada sektor Kesehatan, sebagaimana perioritas ke – 8 yaitu pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, termasuk poin perioritas ke – 13 yaitu, melanjutkan pembangunan Ambon smart city dimana aspek kesehatan masuk dalam dimensi pelanyanan smart Living.

Ada banyak pendekatan Layanan E – Healt atau Akses Layanan Kesehatan Berbasis Tik sebagai bentuk implementasi SPBE yang sudah dipraktekan pada bidang kesehatan, antara lain : Rekam Medis Elektronik (RME), Sistem Informasi Rujukan Terinegrasi (SISRUTE), Telemedisina dan lain-lain. Dan semua berorientasi pada upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Mengamati dinamika di ruang media sosial yang akhir – akhir ini muncul dan memberikan opini diruang publik terkait pelayanan kesehatan.
“Para peserta diajak dapat menjadi pemberi solusi dan terus menjaga soliditas dan solidaritas sebagai mitra maupun rekan kerja,” tutup Lekransy. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.