Natal Ikatan Pelajar Sosokute, Pejabat Desa Walakone Berpesan Untuk Penguatan Persatuan dan Toleransi

oleh -14 Dilihat
oleh

SBB-MALUKU, Ikatan Pelajar Sosokute (IKPELSOS) menggelar Natal sekaligus syukuran akhir Tahun Desa Walakone, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Acara tersebut dipimpin oleh Ketua IKPELSOS Rizaldi Suhudin dan refleksi Natal oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Walakone Pdt. Fargo Manduapessy, M.Th dan dihadiri oleh Pejabat Desa Walakone, Royke C Silaya, S.Sos.,M.Si, Kapolsek Taniwel Timur Iptu M. Pesiwarissa, dan seluruh masyarakat Desa Walakone yang berlangsung pada Selasa, (30/12/25).

Syukuran Natal dimeriahkan dengan Drama pendek Pelajar IKPELSOS dan tarian lilin serta dance Natal oleh anak-anak TK BPD Walakone. Dan dalam kesempatan ini, pemerintah Desa Walakone juga memberikan bingkisan Natal kepada sembilan belas (19) janda dan duda yang ada di Desa Walakone, serta penghargaan kepada tujuh (7) mahasiswa yang telah menyelesaikan studi di perguruan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana.

Pada kesempatan itu dalam refleksi Natal, Pdt. Fargo Manduapessy menekankan pada aspek hidup orang Kristen harus mencontohkan pola hidup Kristus, selalu hidup berdampingan dan selalu membantu sesama baik suka maupun duka.

Bukan saja itu, dalam sambutan Penjabat Desa, ia mengingatkan semua orang agar harus tetap bersyukur atas perjalanan hidup yang dilalui serta selalu bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat. Dikatakannya pula, perlu disadari bahwa masih ada pergumulan negeri seperti peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Semua ini merupakan bagian dari kebutuhan strategi di Tahun 2026 yang harus dijawab, untuk itu melalui terang Natal, kita diajak untuk membangun negeri ini dengan semangat kasih, kebersamaan dan gotong royong”,ujarnya

Dikatakannya juga, Pemerintah negeri, gereja, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat harus berjalan bersama, bersinergi mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, pengentasan kemiskinan, serta penguatan persatuan dan toleransi.

“Setiap tahun akan kita lewati moment Buka Puasa dan Lebaran Bersama Basudara Muslim dan setelah itu kita rayakan natal bersama. Kalau tidak ada buka puasa bersama maka su pasti tidak ada natal dan syukuran negeri keduanya harus berjalan bersama dan ini adalah bentuk toleransi kita di negeri tercinta yang bertajuk sosokute.

Adapun itu, Kapolres Taniwel Timur juga melalui pesan dan kesan Natal mengatakan, lebih menekan kepada “ Momen Natal mempererat hubungan kita dengan sesama untuk menjaga situasi keamanan yang selalu kondusif dan pemuda gereja harus mampu menjamin semuanya itu. (MP/GK)