Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Gelar TAMASYA KERABAT Seri 3 Tahun 2026

oleh -55 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Dalam upaya memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini, Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) melalui Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT) Seri 3 Tahun 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Melalui Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” yang diikuti oleh mitra kerja, Penyuluh KB/PLKB, Tim Pendamping Keluarga, kader, pengasuh, serta orang tua se-Indonesia, baik secara daring melalui Zoom Meeting maupun YouTube (19 Februari 2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, dr. Emanuella K. Yefta, Sp.A, M.Kes, yang menyampaikan pentingnya penerapan PHBS sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini secara optimal.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, dalam sambutannya menegaskan bahwa anak usia dini merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Masa usia 0–6 tahun merupakan periode emas yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Pengasuhan yang tepat, lingkungan yang sehat, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi fondasi penting yang harus kita bangun bersama. Melalui kegiatan TAMASYA di KERABAT ini, kami ingin memperkuat kapasitas orang tua dan keluarga sebagai pengasuh utama anak,” ujar dr. Mauliwaty.

Ia menambahkan bahwa penerapan PHBS bukan hanya sebatas pengetahuan, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan, memberikan makanan bergizi, memastikan anak cukup istirahat, dan aktif bergerak merupakan investasi penting bagi kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan.

Lebih lanjut, dr. Mauliwaty menekankan bahwa keberhasilan pengasuhan anak memerlukan sinergi berbagai pihak, termasuk keluarga, tenaga kesehatan, kader, pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan. Kelas Orang Tua Hebat ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan pengetahuan sekaligus mendorong perubahan perilaku nyata di tingkat keluarga. (Humas)