Sukseskan Program GATI, BKKBN Maluku Gandeng BPVP Kota Ambon Lakukan Pelatihan Bagi Ayah

oleh -2 Dilihat
oleh

​Ambon, MPNews.com – Untuk mengsukseskan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku gandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kota Ambon lakukan pelatihan bagi ayah dan calon ayah.

Pelatihan yang diikuti oleh 16 peserta terpilih guna mengikuti tahapan verifikasi berkas dan asesmen Tes Kompetensi Dasar (TKD) sebagai bagian dari persiapan Pelatihan Refrigerasi (Teknik Pendingin) yang berlangsung di Ruang Arumbai Kencana, Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Jumat (6/3/2026).

Pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku.

Uniknya, seluruh peserta merupakan para ayah dan calon ayah yang berasal dari berbagai wilayah di Pulau Ambon.

​Dalam agenda ini, tim dari BPVP Ambon melakukan pengecekan fisik dokumen persyaratan guna memastikan validitas data peserta.

Selain verifikasi berkas, para peserta juga dipandu dalam pembuatan akun di aplikasi SIAPkerja.

Langkah digitalisasi ini dilakukan agar para peserta terintegrasi ke dalam ekosistem ketenagakerjaan nasional, memudahkan mereka mengakses informasi pelatihan, sertifikasi, hingga lowongan pekerjaan di masa depan.

Setelah proses administrasi rampung, ke-16 peserta langsung menjalani Tes Kompetensi Dasar (TKD).

Tes ini bertujuan untuk mengukur kesiapan kognitif dan teknis awal peserta sebelum terjun ke pelatihan intensif refrigerasi.

Perwakilan tim BPVP Ambon menekankan, bahwa penguasaan teknik refrigerasi saat ini memiliki peluang pasar yang sangat besar di Maluku, terutama untuk sektor rumah tangga dan industri perikanan.

“​Keterlibatan para ayah dalam pelatihan vokasi ini adalah bagian dari upaya Pencegahan Stunting dari hulu, dengan membekali para ayah keterampilan teknis (skill) yang kompeten,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Maluku Siti Rohani mengakui, kemandirian ekonomi keluarga meningkat, yang secara langsung berdampak pada pemenuhan gizi dan kualitas hidup anak.

​”Melalui sinergi lintas instansi ini, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi tenaga teknis yang handal, tetapi juga menjadi sosok kepala keluarga yang berdaya secara ekonomi untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Provinsi Maluku,” harapnya.

Hadir dalam pertemuan ini , Peserta pelatihan sebanyak 16 orang, Tim Teknis Pelaksanan Pelatihan dari BPVP Kota Ambon, dan Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting. (MP/Norin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.