Identifikasi Risiko Penguatan Tata Kelola Organisasi, BKKBN Maluku Laksanakan Rapat

oleh -37 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com –  Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku melaksanakan Rapat Pembahasan Identifikasi Risiko sebagai langkah awal penguatan tata kelola organisasi, Senin (24/01/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Tim Kerja di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, yang menekankan pentingnya penerapan manajemen risiko secara sistematis dan berkelanjutan dalam mendukung pencapaian kinerja organisasi. Menurutnya, setiap unit kerja perlu memiliki pemahaman yang sama terkait potensi risiko yang dapat memengaruhi pelaksanaan program dan kegiatan.

“Manajemen risiko harus diidentifikasi dan dipetakan dengan baik agar memudahkan kita dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko yang mungkin terjadi. Dengan pemetaan yang tepat, langkah mitigasi dapat disiapkan secara lebih terukur dan efektif,” ujar dr. Mauliwaty Bulo.

Melalui rapat ini, masing-masing unit kerja melakukan identifikasi terhadap risiko-risiko strategis maupun operasional yang berpotensi menghambat pencapaian target kinerja. Proses identifikasi dilakukan secara partisipatif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan transparansi.

Hasil dari pembahasan ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan peta risiko organisasi yang komprehensif, sehingga setiap potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini. Dengan demikian, dampak risiko terhadap kinerja organisasi dapat diminimalkan di masa mendatang.

Rapat pembahasan identifikasi risiko ini menjadi bagian penting dalam penerapan manajemen risiko yang terintegrasi, sebagai upaya Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku dalam memperkuat tata kelola organisasi yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pencapaian hasil. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.