Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura Gandeng BKKBN Gelar Kelas Parenting TAMASYA DARLING di Negeri Laha

oleh -17 Dilihat
oleh

AMBON, KEMENDUKBANGGA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku terus mendorong penguatan kualitas pengasuhan anak melalui pelaksanaan Kelas Parenting TAMASYA DARLING dengan tema “Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama dengan PT Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura, PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa masa usia dini merupakan fase emas (golden age) bagi tumbuh kembang anak. Pada periode ini, anak membutuhkan stimulasi yang tepat, lingkungan yang aman, serta dukungan penuh dari keluarga, khususnya orang tua sebagai pendidik pertama dan utama. “Pada periode inilah otak dan potensi anak berkembang sangat pesat, sehingga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga—terutama orang tua sebagai pendidik pertama dan utama,” ujar dr. Mauliwaty.

Dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan di PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon, Kamis (15/1/2026), dr. Mauliwaty menambahkan, peningkatan kualitas pengasuhan tidak hanya berkaitan dengan aspek pendidikan, tetapi juga mencakup kesehatan, gizi, pendekatan psikososial, serta pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, kelas parenting menjadi salah satu bentuk intervensi non-fisik yang strategis, termasuk dalam upaya pencegahan stunting.

Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura, Febri Nur Faizin, menyampaikan bahwa selama lebih dari lima tahun, PT Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura telah mendampingi PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini di Negeri Laha.

“Kami meyakini bahwa proses tumbuh kembang anak tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di rumah, sehingga penguatan peran orang tua menjadi sangat penting,” jelas Febri dalam acara yang digelar secara hybrid. Ia berharap, melalui kelas parenting ini, para orang tua dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan anak sesuai tahap perkembangannya, baik secara fisik, emosional, maupun psikologis. (BKKBN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.