Songsong Indonesia Emas Tahun 2045, Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dorong Orang Muda Jadi Aktor Utama Pembangunan

oleh -189 Dilihat
oleh

Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Kependudukan Dunia Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku mendorong orang muda menjadi aktor utama pembangunan melalui Webinar Hari Kependudukan Dunia bertema

“Mewujudkan Harapan dan Aspirasi Orang Muda Hari Ini dan untuk Masa Depan”, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkuat kapasitas melalui edukasi kesehatan reproduksi, kewirausahaan digital, serta pengembangan potensi diri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Webinar yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan narasumber dr. Ikramsyah Maulana, dr. Arlen Resnawaldi, Sp.OG, dan Adriana Padang, S.Kom. Kegiatan ini diikuti oleh Pengelola Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Pembina Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), pendidik sebaya, konselor sebaya, Forum GenRe Provinsi Maluku, Forum GenRe kabupaten/kota, serta pelajar dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc., MSE, menegaskan bahwa tema Hari Kependudukan Dunia tahun ini dipilih bukan tanpa alasan. Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia.

“Anak muda adalah aset luar biasa bangsa. Anak muda adalah jembatan emas untuk kita bisa menuju Indonesia Emas 2045. Tentu saja anak muda bukan hanya sebagai penerima manfaat, bukan hanya sebagai objek dari pembangunan, tapi harus jadi aktor utama yang tentu saja akan menentukan arah pembangunan masa depan Indonesia, khususnya Provinsi Maluku,” kata Kaper.

Menurutnya, harapan dan aspirasi orang muda perlu didengar, dihargai, serta difasilitasi melalui berbagai program yang mampu memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang secara optimal.

Salah satu program tersebut adalah Generasi Berencana (GenRe) melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Program ini menjadi wadah bagi remaja untuk belajar, mengembangkan potensi diri, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

“Kita punya satu program yang benar-benar memfasilitasi anak muda di Maluku untuk bisa berkembang, bertumbuh dan berdampak yang kita sebut sebagai Program GenRe. Dan PIK-R merupakan rumah, wadah dilahirkannya duta-duta GenRe dan GenRangers yang akhirnya tentu saja akan berdampak bagi anak-anak muda, bagi remaja di sekitarnya.”

Dr. Edi menambahkan, Provinsi Maluku yang sedang menikmati bonus demografi harus mampu mengoptimalkan potensi generasi mudanya. Anak-anak muda perlu dipersiapkan sejak dini agar memiliki karakter yang kuat, pribadi yang sehat, daya saing, serta produktivitas sebagai bekal membangun daerah dan bangsa di masa depan.

Selain sambutan Kepala Perwakilan, webinar juga menghadirkan materi yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan remaja saat ini.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Arlen Resnawaldi, Sp.OG, mengajak para peserta untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja.

Ia menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup aspek mental dan sosial.

Remaja juga didorong untuk menerapkan perilaku hidup sehat, mencegah anemia, menghindari perilaku berisiko, serta mempersiapkan masa depan melalui perencanaan kehidupan yang matang.

Sementara itu, dr. Ikramsyah Maulana membawakan materi mengenai kewirausahaan digital sebagai peluang bagi generasi muda untuk berkembang di era teknologi. Ia mengajak peserta agar berani memulai, terus belajar, membangun jejaring, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana menciptakan peluang usaha dan meningkatkan daya saing.

Adapun Adriana Padang, S.Kom membagikan pengalaman mengenai pemanfaatan media sosial secara positif. Menurutnya, media sosial tidak hanya menjadi ruang berekspresi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membangun personal branding, mengembangkan kreativitas, dan menciptakan peluang ekonomi melalui konten digital yang bermanfaat.

Mengakhiri sambutannya, Dr. Edi berharap seluruh peserta mengikuti webinar dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan pengalaman para narasumber sebagai inspirasi untuk terus berkembang.

“Saya berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan hari ini dengan sungguh-sungguh, nanti bisa aktif berdiskusi, galilah pengalaman-pengalaman dari narasumber ini untuk bisa menjadi inspirasi kalian. Jadikan mereka model untuk bisa kalian meneruskan transisi dari setiap kehidupan remaja yang tentu saja menjadi bagian penting dari proses perjalanan hidup kalian,” tandasnya.

Melalui peringatan Hari Kependudukan Dunia Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku berharap semakin banyak orang muda yang mampu mengembangkan potensi diri, menyampaikan aspirasi secara positif, serta mengambil peran sebagai generasi yang sehat, berkarakter, inovatif, dan produktif dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (MP/BKKBN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.