Stunting di Ambon Alami Penurunan

oleh -3 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Angka stunting di Kota Ambon mencatatkan penurunan signifikan sepanjang 2025.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mencatat jumlah kasus stunting kini berada di angka 282 kasus, menjadi yang terendah sejak tahun 2021, seiring penguatan program gizi, kesehatan, dan perlindungan anak.

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor yang konsisten dilakukan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan.

“Yang paling penting adalah penurunan angka stunting. Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus stunting kini menjadi 282 kasus. Ini merupakan angka terendah sejak 2021,” ujar Bodewin saat dihubungi dari Ambon, Senin (12/1/2026).

Selain penurunan stunting, Bodewin juga menyampaikan capaian positif di sektor pendidikan. Sepanjang 2025, sebanyak 46.909 siswa di seluruh jenjang pendidikan di Kota Ambon telah menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi dasar siswa agar mereka dapat belajar lebih optimal, sekaligus mendukung pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Ambon telah mencapai 98,65 persen. Artinya, hampir seluruh warga Ambon kini memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang terjamin.
Menurut Bodewin, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari upaya berkelanjutan Pemkot Ambon melalui program pemberdayaan keluarga, penyuluhan gizi, serta pemantauan pertumbuhan anak secara rutin.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemkot Ambon dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kesejahteraan anak dan pemenuhan akses layanan dasar,” pungkasnya.(MP/Tim)