Sukses Kawal Arus Mudik Dan Balik, Bandara Internasional Pattimura Ambon Resmi Tutup Posko Terpadu Lebaran 1447H/2026 M

oleh -33 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon secara resmi mengakhiri masa tugas Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah / 2026 melalui sebuah apel penutupan yang khidmat di Hall Keberangkatan Terminal Penumpang pada hari ini, Senin (30/03/2026).

Posko terpadu yang telah beroperasi selama 18 hari sejak 13 Maret 2026 ini berhasil memastikan seluruh rangkaian arus mudik dan balik di wilayah Maluku berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.

Keberhasilan operasional tahun ini ditandai dengan peningkatan trafik yang signifikan, bahkan melampaui proyeksi awal yang ditetapkan pada pembukaan posko.

Dalam laporan penutupannya, manajemen mencatat pertumbuhan trafik yang sangat positif dan melampaui proyeksi awal. Berikut adalah rincian capaian operasional selama periode Lebaran 1447H:

1. Pergerakan Pesawat: Tercatat sebanyak 536 pergerakan, meningkat sebesar 26,1% dibandingkan periode tahun sebelumnya (425 pergerakan). Angka ini jauh melebihi proyeksi awal sebesar 444 pergerakan.

2. Pergerakan Penumpang: Mencapai 53.748 orang, tumbuh sebesar 20,3% dibandingkan tahun 2025 (44.664 orang). Realisasi ini melampaui target awal yang diprediksi sebanyak 48.481 orang.

3. Pergerakan Kargo: Mengalami pertumbuhan sebesar 7,1%, mencapai 481,5 ton dari sebelumnya 449 ton pada tahun lalu.

4. Puncak Arus: Puncak arus mudik terjadi lebih awal dari prediksi, yakni pada 15 Maret 2026 dengan melayani 3.687 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik tepat sesuai prediksi pada 29 Maret 2026 dengan melayani 3.592 penumpang

General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, yang bertindak sebagai Pembina Apel, secara simbolis melakukan pelepasan tanda peserta posko kepada perwakilan petugas sebagai tanda berakhirnya masa penugasan.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi dalam mengimplementasikan aspek Safety, Security, Service, dan Compliance (3S + 1C).

“Kami tidak hanya fokus pada kelancaran pergerakan pesawat, tetapi juga memprioritaskan kualitas pengalaman pengguna jasa melalui pendekatan customer-centric. Peran para frontliner sebagai garda terdepan sangat krusial dalam menghadirkan pelayanan yang ramah, peduli, dan berkesan bagi para pemudik,” ujar Johan Seno Acton.

Beliau juga menambahkan bahwa peningkatan trafik yang cukup tinggi dapat dikelola dengan baik tanpa adanya penumpukan yang berarti di area terminal.

Kesuksesan operasional ini merupakan buah dari kolaborasi solid lintas instansi. PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internsional Pattimura Ambon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder yang terlibat, di antaranya Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Pangkalan TNI AU Pattimura, Polsek Bandara, AirNav Indonesia, Balai Kekarantinaan Kesehatan, BASARNAS, BMKG, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, serta seluruh mitra maskapai dan ground handling.

Dengan ditutupnya posko ini, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon berkomitmen untuk terus mempertahankan standar pelayanan berkelas dunia dan memperkuat sinergi yang telah terjalin demi kemajuan transportasi udara di Provinsi Maluku. (MP/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.