AMBON, MPNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan dalam upaya membangun Kota Ambon menjadi lebih baik. Karena itu, dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk TP-PKK yang memiliki jaringan hingga tingkat kecamatan, desa, negeri, dan kelurahan.
“Dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang kita miliki, kita membutuhkan dukungan dari semua pihak. Tim Penggerak PKK adalah salah satu pihak yang dapat kita manfaatkan dan berdayakan supaya tugas-tugas pemerintah daerah bisa terbantu dan menjangkau seluruh masyarakat,” ujar Bodewin.
Ia menjelaskan, selama ini TP-PKK telah berperan dalam mendukung berbagai program pemerintah, terutama pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penanganan stunting, serta upaya perbaikan di berbagai bidang pembangunan.
Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah membangun koordinasi dan kerja sama yang lebih erat dengan TP-PKK, baik di tingkat kota maupun kecamatan hingga desa, negeri, dan kelurahan.
Salah satu langkah yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Ambon adalah optimalisasi penerimaan daerah melalui peningkatan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Dia menyoroti, pelaksanaan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB yang dinilai belum berjalan maksimal di sejumlah desa, negeri, dan kelurahan. Menurutnya, diperlukan pendekatan baru agar pelayanan dan pengelolaan pajak daerah dapat berjalan lebih efektif.
“Karena itu, saya putuskan untuk mulai tahun depan, SPPT Pajak Bumi dan Bangunan dan berbagai hal terkait dengan pajak akan kita kerjasamakan dengan Tim Penggerak PKK,” tegasnya.
Ia menyebutkan, kerja sama tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas penyaluran SPPT, membantu masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mendorong peningkatan PAD Kota Ambon.
Dia juga mencontohkan, Kota Pekanbaru yang dinilai berhasil mengembangkan inovasi peningkatan PAD melalui kerja sama dengan TP-PKK. Menurutnya, praktik baik dari daerah lain dapat menjadi referensi untuk diterapkan sesuai kebutuhan dan kondisi Kota Ambon.
“Kita melihat contoh yang baik. Kita melihat hal yang bisa membantu kita, maka kita lakukan itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola kolaborasi tersebut tidak hanya dapat diterapkan pada sektor perpajakan, tetapi juga berpotensi mendukung program pemerintah lainnya, termasuk pengelolaan sampah dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Selain peningkatan PAD, Wali Kota Ambon juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil melalui pemberian penghargaan kepada pihak yang menunjukkan kinerja baik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada kecamatan yang berhasil mencapai kondisi zero stunting. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja serius dan terarah dari berbagai pihak dalam menangani persoalan stunting di wilayah masing-masing.
“Pemerintah, wali kota, dan wakil wali kota harus memberikan reward kepada mereka yang bekerja dengan baik serta punishment kepada mereka yang bekerja buruk,” tegas Bodewin.
Menurutnya, pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap aparatur dan pihak-pihak yang menunjukkan komitmen serta kesungguhan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Ia berharap kompetisi positif antarkecamatan maupun antarwilayah dapat mendorong peningkatan kinerja dan melahirkan berbagai inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Bodewin juga menegaskan bahwa penanganan stunting harus menjadi perhatian bersama. Tanggung jawab pemerintah tidak hanya mencakup anak-anak yang telah teridentifikasi mengalami stunting, tetapi juga upaya pencegahan terhadap anak-anak yang berisiko.
Momentum pelantikan Ketua TP-PKK Kecamatan Nusaniwe dan Kecamatan Sirimau diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan TP-PKK.
Bodewin berharap seluruh pihak dapat bekerja bersama, membangun sinergi, serta mengoptimalkan peran masing-masing dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kota Ambon.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat hingga ke tingkat desa, negeri, dan kelurahan akan membantu pemerintah menjalankan program secara lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Dengan memperkuat kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap peningkatan PAD, penanganan stunting, pengelolaan sampah, pemberdayaan keluarga, serta berbagai program pembangunan lainnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (MP/**)





