Pemkot Ambon Perluas Akses Air Bersih Hingga 26 Titik Baru

oleh -19 Dilihat
oleh

AMBON,MPNews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pemerataan akses air bersih.

Sebagai salah satu program prioritas utama masa kepemimpinan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, penyediaan sarana air bersih hingga saat ini telah berhasil menjangkau 26 titik lokasi baru yang tersebar di wilayah Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak sekaligus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal dengan tetap mematuhi ketentuan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Kita patut bersyukur karena dari waktu ke waktu upaya penyediaan akses air bersih ini terus bertambah. Paling tidak, sejak kita memprioritaskan air bersih sebagai program utama, kita sudah membuka 26 titik baru di Kota Ambon,” ujar Wali Kota di sela-sela peresmian jaringan PDAM, di Lorong Tipka, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kamis (5/11/26) sore.

Wali Kota menjelaskan bahwa tanggung jawab pemerintah adalah menyediakan akses secara merata. Namun, kelangsungan operasional PDAM juga membutuhkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran bulanan.

“Skema ini sebenarnya saling menopang. Tanggung jawab pemerintah adalah menyediakan akses air bersih, dan masyarakat memanfaatkannya dengan memenuhi kewajiban yang ditentukan PDAM. Kewajiban itu kelak digunakan PDAM untuk membuka titik baru di tempat lain.
Harapan saya, dalam lima tahun kepemimpinan ini ada penambahan signifikan masyarakat yang mendapatkan air bersih sebagai penanda bahwa pemerintah dan negara hadir untuk masyarakat,” tambah Bodewin.

Untuk memastikan pendistribusian air berjalan lancar, Wali Kota menginstruksikan para Lurah hingga pengurus RT dan RW untuk berkoordinasi secara aktif di lapangan, khususnya pada pemanfaatan debit air yang bersumber dari wilayah Wainitu.

Di samping peresmian jaringan, Wali Kota Bodewin M. Wattimena memberikan peringatan serius mengenai ancaman krisis air akibat musim kemarau berkepanjangan dampak fenomena El Nino.

Kondisi cuaca ekstrem ini telah memicu kebakaran di berbagai titik serta penurunan drastis debit air pada sumber-sumber air utama di Kota Ambon, seperti Wainitu dan Kusu-Kusu.

“Tantangan kita hari ini sangat berat akibat kemarau berkepanjangan dampak El Nino. Sumber air permukaan utama kita di Wainitu debit airnya semakin mengecil. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau lahan sembarangan. Pelaku pembakaran liar yang meresahkan warga akan diproses hukum dan ditindak seberat-beratnya,” tegas Bodewin.

Mengantisipasi risiko kekeringan yang diperkirakan berpotensi berlangsung hingga bulan Maret, Wali Kota mengimbau warga Kota Ambon untuk menggunakan air secara efisien dan bijak.

“Manfaatkan air dengan sebijak mungkin. Tanggung jawab ini ada pada pemerintah dan masyarakat. Mari kita hemat penggunaan air agar pasokan air bersih di kota ini tetap terjaga,” pungkasnya.

Untuk diketahui dengan peresmian jaringan PDAM ini, sebanyak 60 Kepala Keluarga di RT 005/RW 006 kelurahan Kudamati kini dapat menikmati layanan air bersih. (MP/**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.