AMBON, MPNews.com – Sebuah langkah sederhana namun penuh makna lahir dari Kota Ambon. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku berkolaborasi Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon meluncurkan Program Ayah Pengganti, Anak Hebat.
Program Ayah Pengganti, Anak Hebat merupakan sebuah gerakan yang menghadirkan figur ayah bagi anak-anak yang tidak memiliki ayah ataupun ayah bekerja diluar kota dan tidak bisa menemani saat menerima rapor di sekolah atau pada hari pertama sekolah.
Program yang merupakan bagian dari implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) ini dilaksanakan perdana di SMP Negeri 19 Ambon, Jumat (19/6), dengan melibatkan personel Damkar Kota Ambon sebagai ayah pengganti bagi siswa yang ayahnya bekerja di luar daerah atau telah meninggal dunia.
Kolaborasi semakin diperkuat setelah pertemuan antara Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc., MSE dengan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Edo Hehamahua dan Kadis DPPKB Kota Ambon ibu Welly Patty.
Kesamaan pandangan tentang pentingnya kehadiran figur ayah dalam kehidupan anak mendorong Pemkot Ambon dan Perwakilan BKKBN Maluku untuk segera mewujudkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi anak-anak.
Dengan seragam kebanggaan yang biasa dikenakan saat bertugas menyelamatkan masyarakat, para personel Damkar kali ini hadir dengan misi yang berbeda. Mereka tidak sedang memadamkan api, melainkan menyalakan semangat, kepercayaan diri, dan kebahagiaan anak-anak pada salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Edo Hehamahua, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun bersama Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Maluku.
“Hari ini berlokasi di SMP Negeri 19 Ambon, saya Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon bersama dengan perwakilan personel Damkar hadir sebagai bentuk dukungan dalam mendukung Program Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, yaitu Ayah Pengganti Anak Hebat yang hari ini menjadi ayah pengganti bagi anak-anak yang tidak memiliki ayah atau ayahnya bekerja di luar kota sehingga tidak bisa mengambil rapor. Kami bersyukur dilibatkan dalam kegiatan ini dan berharap kegiatan ini akan menjadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan tugas sebagai ayah pengganti serta memberikan penyemangat bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc., MSE., mengatakan bahwa Program Ayah Pengganti Anak Hebat lahir dari semangat untuk memastikan tidak ada anak yang merasa sendiri pada momen penting dalam kehidupannya.
Menurutnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan emosional, rasa percaya diri, dan motivasi anak. Namun, realitas menunjukkan masih banyak anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah, baik karena pekerjaan, perceraian, maupun karena ayah telah berpulang.
“Program Ayah Pengganti Anak Hebat lahir dari keyakinan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, dukungan, dan pendampingan. Ketika seorang ayah tidak dapat hadir karena alasan tertentu, maka lingkungan di sekitar anak harus hadir memberikan dukungan. Hari ini Damkar Kota Ambon menunjukkan bahwa menjadi ayah bukan hanya soal hubungan darah, tetapi juga tentang kepedulian, keteladanan, dan kehadiran,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Maluku menjadi daerah pertama di Indonesia yang menghadirkan personel pemadam kebakaran sebagai figur ayah pengganti dalam momentum penerimaan rapor siswa.
“Kami berharap gerakan ini dapat menginspirasi berbagai instansi, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya untuk ikut menghadirkan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan. Karena ketika seorang anak merasa diperhatikan dan didampingi, ia akan tumbuh dengan lebih percaya diri dalam menggapai cita-citanya,” tambahnya.
Di antara puluhan siswa yang menerima rapor hari itu, terdapat sosok Meywa Leimena, siswi SMP Negeri 19 Ambon yang menjadi salah satu penerima manfaat Program Ayah Pengganti Anak Hebat.
Ayah Meywa telah meninggal dunia sejak tahun 2014 ketika dirinya masih berusia tiga tahun. Selama ini, kakaknya yang biasa mendampingi dan mengambil rapor untuknya.
Hari itu terasa berbeda, Untuk pertama kalinya, Meywa menerima rapornya didampingi oleh seorang personel Damkar yang hadir sebagai ayah pengganti. Senyum yang menghiasi wajahnya menjadi gambaran sederhana bahwa kehadiran seseorang yang peduli dapat memberikan arti yang besar bagi seorang anak.
Bagi sebagian orang, mendampingi anak mengambil rapor mungkin merupakan hal biasa. Namun bagi anak-anak seperti Meywa, kehadiran tersebut menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Bahwa masih ada orang-orang yang peduli, mendukung, dan percaya pada masa depan mereka.
Melalui Program Ayah Pengganti Anak Hebat, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Karena setiap anak berhak merasakan kebanggaan atas pencapaiannya. Setiap anak berhak mendapatkan dukungan. Dan setiap anak berhak tumbuh menjadi anak hebat. Ayah Terlibat, Generasi Hebat.//Humas bkkbn maluku. (MP/BKKBN)








