Wali Kota Ambon Apresiasi Program Terpujilah Guru

oleh -14 Dilihat
oleh

AMBON, MPNews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyampaikan apreasi kepada Telkomsel atas pelaksanaan roadshow sosialisasi program CSR bertajuk “Terpujilah Guru” yang digelar di Kota Ambon, Rabu (10/6/2026).

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Telkomsel yang telah memilih Kota Ambon sebagai tempat pelaksanaan kegiatan roadshow dan memberikan kesempatan kepada para guru yang ada di Kota Ambon untuk terlibat dalam acara ini saya rasa bonusnya adalah perjalanan wisata rohani tapi yang terpenting adalah tujuan dari kegiatan ini yaitu bagaimana kondisikan kapasitas dan kualitas para guru,” ujarnya.

Dia mengakui, tujuan pembangunan sumber daya manusia maka, pendidikan merupakan faktor utama dalam upaya untuk memajukan bangsa ini. Dimana, banyak pakar dan ahli termasuk Bung Hatta yang menempatkan pendidikan pada posisi terdepan sebagai investasi untuk masa depan bangsa.

“Kalau kita coba melihat bagaimana cara kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan maka, ada beberapa hal yang harus kita lakukan supaya kualitas pendidikan itu bisa terwujud, tentu kita butuh sarana dan prasarana dan infrastruktur yang memadai dan kurikulum yang tepat tapi, yang terpenting juga adalah kita butuh kualitas para guru dan tenaga kependidikan,” paparnya.

Dia menjelaskan, kualitas guru penting karena, kualitas guru yang mengajarkan kepada anak-anak. Karena guru akan menentukan anak-anak memiliki kompetensi, kemampuan literasi dan numerasi tapi juga memiliki karakter yang baik.

“Itu menjadi penting untuk peningkatan kualitas pendidikan karena, itu perang guru sangat sentral dalam dunia pendidikan, gurunya hebat, gurunya mampu, gurunya berkualitas, gurunya berkompeten. jika gurunya tidak memiliki kualitas yang baik maka, anak-anak didik bis memiliki kualitas hidup biasa-biasa saja,” ungkapnya.

Telkomsel hadir dengan program Terpujilah Guru adalah salah satu program CSR yang dilakukan oleh Telkomsel untuk memberikan ruang kepada para guru agar, adanya transformasi supaya para guru bisa menyesuaikan dengan keadaan saat ini.

“Peran teknologi informasi hari ini harus kita akui telah memberikan dampak yang luar biasa, semua hal mudah untuk kita lakukan hal positif banyak yang dapat kita peroleh dari perkembangan teknologi informasi sampai ke yang terakhir ini soal Aktifisial Intelijen (AI), tapi ada juga dampak negatifnya banyak hal juga mampu kita jaga tidak mampu kita batasi sehingga, berdampak pada semakin tergerusnya nilai-nilai karakter yang dimiliki anak-anak muda yang semakin hilang,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut dia, bagaimana cara kita untuk menjaga anak-anak ini maka, gurunya harus paham tentang perkembangan teknologi.

“Bagaimana anak-anak bisa menyesuaikan diri dengan itu tetapi tetap menjaga nilai karakter budaya kita supaya tidak terkelupas oleh perkebunan teknologi,” tandasnya. (MP/Norin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.