Gubernur Maluku Dorong Percepatan Program MBG dan Penguatan Pangan Lokal

oleh -8 Dilihat
oleh

Ambon, MPNews.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Maluku. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan “Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Bersama Komunitas di Provinsi Maluku” yang berlangsung di aula lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program MBG di Maluku.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda, serta menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Lewerissa menjelaskan, secara nasional program MBG telah menunjukkan capaian signifikan, baik dari sisi jumlah penerima manfaat, perluasan jangkauan, maupun dampaknya terhadap ekonomi masyarakat. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upaya pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

“Program MBG tidak hanya berbicara soal pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat melalui keterlibatan tenaga kerja, UMKM, dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Berdasarkan data terbaru pelaksanaan program MBG di Provinsi Maluku, sebanyak 106 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dari total potensi 192 unit atau mencapai sekitar 55,21 persen.

Selain itu, program MBG telah menjangkau 222.640 siswa dari total potensi 488.994 siswa atau sekitar 45,54 persen. Sementara untuk kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, jumlah penerima manfaat mencapai 19.345 orang dari total potensi 67.562 orang atau sekitar 28,63 persen.

Di sisi lain, pelaksanaan program MBG di Maluku juga melibatkan sekitar 14.075 relawan dan tenaga kerja, yang dinilai turut memberikan kontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal.

“Program ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat. Ini membuktikan bahwa MBG memiliki efek berganda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Lewerissa.

Terkait aspek keamanan pangan, sebanyak 69 unit SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sementara 37 unit lainnya masih dalam proses pemenuhan standar.

Meski menunjukkan perkembangan positif, Lewerissa mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan, keterbatasan akses distribusi, dan pemerataan layanan hingga daerah terpencil.

“Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan SPPG, meningkatkan cakupan penerima manfaat khususnya bagi kelompok rentan, memperkuat pengawasan mutu dan keamanan pangan, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Lewerissa juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam menyukseskan program MBG.

“Kunci keberhasilan program ini adalah kolaborasi. Semua pihak harus bergerak bersama agar manfaat Program MBG benar-benar dirasakan secara merata oleh masyarakat Maluku,” tegasnya.

Menurutnya, potensi pangan lokal Maluku seperti hasil laut, sagu, serta produk pertanian dan UMKM perlu menjadi bagian utama dalam rantai pasok program MBG agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kita ingin potensi pangan lokal Maluku menjadi tulang punggung rantai pasok MBG, sehingga program ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan plakat dari Badan Gizi Nasional kepada Pemerintah Provinsi Maluku yang diterima langsung oleh Gubernur Maluku, dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Badan Gizi Nasional kepada Pemerintah Kota Ambon yang diterima oleh Penjabat Sekretaris Kota Ambon. Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Gubernur Maluku menyerahkan plakat kepada Badan Gizi Nasional yang diterima oleh Deputi Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional, Dr. Gunalan, AP, M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Kota Ambon, Deputi Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional Dr. Gunalan, AP, M.Si, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi Badan Gizi Nasional Rahman, S.STP, M.Si, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Ambon, Ketua IKAPTK Provinsi Maluku dan Kota Ambon, para peserta sosialisasi Program MBG, serta unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.(Diskominfo Maluku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.